Menonton TV Sebagai Family Time, Kenapa Tidak?

Banyak dari kita yang sering mendengar efek negatif dari menonton TV, terutama untuk anak-anak. Selain karena cahaya yang terpancar dari layar biru, juga konten televisi Indonesia yang tidak cocok untuk anak-anak.
Padahal, tanpa kita sadari, menonton TV juga banyak manfaatnya. Asalkan, kita memperhatikan hal-hal berikut ini:

 

Tonton program yang sesuai dengan usia anak
Jangan egois! Walaupun kita nggak mau melewatkan serial TV favorit, tapi ketika bersama anak pastikan konten yang kita tonton bersama adalah konten yang sesuai dengan usia dan pemahaman anak.
Jangan menyalahkan konten yang ada tapi kita yang harus bisa mengantisipasi hal tersebut. Buat apa menyalahkan pemerintah atau para pembuat konten di televisi kalau kita (mengajak anak) ikut nonton acara tersebut?
Dampingi anak saat menonton TV
Saat anak menonton TV yang bahkan sesuai dengan usianya, tetap dampingi mereka. Libatkan diri kita dalam dunia mereka, jangan sampai mereka berimajinasi sendiri terhadap apa yang mereka tonton.
Dengan mendampingi mereka, kita tahu sejauh apa kesesuaian sebuah konten TV untuk anak. Walaupun labelnya untuk anak dan disajikan di TV khusus anak, bukan tak mungkin ada hal-hal yang terselip di sana yang kurang cocok untuk usia anak.
Jangan hanya sekadar menonton
Gunakan momen nonton TV bersama ini sebagai waktu berkualitas bersama anak. Jadikan acara yang sedang ditonton sebagai jembatan komunikasi atau diskusi. Misalnya, di TV sedang ditayangkan saat si tokoh sedang sekolah, hal ini bisa dijadikan pancingan untuk berdiskusi tentang sekolah anak apa yang ia suka dari sekolahnya, apa yang ia tak suka, dan seterusnya.
Jika 3 hal di atas sudah dilakukan, maka menonton TV bisa menjadi momen keluarga yang menyenangkan dan berkualitas. Apalagi jika ditemani dengan Teh Gelas yang terbuat dari daun teh pilihan dan gula alami. Tersedia dalam kemasan yang praktis, sehingga bisa dinikmati bersama dengan keluarga .
Jadi, jangan ragu untuk menonton TV ya!